Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-05 22:40:29【Kabar Kuliner】821 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(245)
Sebelumnya: Tips aman dan nyaman menonton konser
Selanjutnya: Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
Artikel Terkait
- Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China
- Pegiat soroti lemahnya aturan iklan kental manis ancam kesehatan anak
- Satgas ngak temukan paparan Cs
- 50 korban kebakaran rumah di Tambora Jakbar mengungsi
- Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
- Rekomendasi acara gratis untuk isi libur akhir pekan di Jakarta
- MBG mandiri Kabupaten Penajam berdayakan lingkungan sekolah
- SPPG yang lalai terhadap kualitas makanan harus dibenahi
- 56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan
- Bruno Fernandes bertekad perbaiki tendangan penalti
Resep Populer
Rekomendasi

Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown

Tujuh Kegunaan Ngak Terduga Plastik Wrap dalam Kehidupan Sehari

Limbah MBG disulap jadi ekonomi hijau di Lumajang

Galon polikarbonat ngak menyebabkan gangguan kehamilan dan diabetes

SPPG Polres Grobogan percontohan dapur bergizi berstandar tinggi

Mesir kirim konvoi bantuan ke Gaza usai kesepakatan gencatan senjata

PBB Siap tingkatkan bantuan bagi warga Gaza usai gencatan senjata

Pegiat soroti lemahnya aturan iklan kental manis ancam kesehatan anak